Selasa, 18 September 2012

REVIEW PENGINDERAAN JAUH

Diposkan oleh Rara Sabria di 14.35
Reaksi: 

TUGAS MATA KULIAH
PENGOLAHAN DATA CITRA
REVIEW MATERI PENGINDERAAN JAUH
Dosen Pengampu : Dra. Bitta Pigawati Dipl. GEO, M.T.


PENGINDERAAN JAUH
(Pertemuan I)
 

DISUSUN OLEH:
SABRIANORA PUTRI ROSADI
NIM 21040111060004
 


PROGRAM STUDI DIPLOMA III
TEKNIK PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2012

Review Penginderaan Jauh
A.    Penginderaan jauh
Istilah penginderaan jauh merupakan terjemahan dari remote sensing yang telah dikenal di Amerika Serikat sekitar akhir tahun 1950-an. Menurut Manual of Remote Sensing (American Society of Photogrammetry 1983 dalam Jaya 2009), penginderaan jauh didefinisikan sebagai ilmu dan seni pengukuran untuk mendapatkan informasi suatu objek atau fenomena menggunakan suatu alat perekaman dari kejauahan tanpa melakukan kontak fisik dengan ojek atau fenomena yang diukur/diamati.
Data penginderaan jauh diperoleh dari suatu satelit, pesawat udara balon udara atau wahana lainnya. Data-data tersebut berasal rekaman sensor yang memiliki karakteristik berbeda-beda pada masing-masing tingkat ketinggian yang akhirnya menentukan perbedaan dari data penginderaan jauh yang di hasilkan (Richards and Jia, 2006). Pengumpulan data penginderaan jauh dapat dilakukan dalam berbagai bentuk sesuai dengan tenaga yang digunakan. Tenaga yang digunakan dapat berupa variasi distribusi daya, distribusi gelombang bunyi atau distribusi energi elektromagnetik (Purwadhi, 2001). Karakter utama dari suatu image (citra) dalam penginderaan jauh adalah adanya rentang panjang gelombang (wavelength  band) yang dimilikinya.
Beberapa radiasi yang bisa dideteksi dengan sistem penginderaan jarak jauh seperti : radiasi cahaya matahari atau panjang gelombang dari visible dan near ampai middle  infrared,  panas   atau dari distribusi spasial energi panas yang dipantulkan permukaan bumi (thermal), serta refleksi gelombang mikro. Setiap material pada permukaan bumi juga mempunyai reflektansi yang berbeda terhadap cahaya matahari. Sehingga material-material tersebut akan mempunyai resolusi yang berbeda pada setiap band panjang gelombang. Piksel adalah sebuah titik yang merupakan elemen palong kecil pada citra satelit. Angka numerik (1 byte) dari piksel disebut Digital Number (DN). Digital Number bisa ditampilkan dalam warna kelabu, berkisar antara putih dan hitam (greyscale), tergantung level energi yang terdeteksi. Piksel yang disusun dalam order yang benar akan membentuk sebuah citra. Berdasarkan resolusi yang digunakan, citra hasil penginderaan jarak jauh bisa dibedakan atas (Jaya, 2002):
• Resolusi spasial
Merupakan ukuran terkecil dari suatu bentuk (feature) permukaan bumi yang bisa dibedakan dengan bentuk permukaan disekitarnya, atau sesuatu yang ukurannya bisa ditentukan. Kemampuan ini memungkinkan kita untuk mengidentifikasi (recognize) dan menganalisis suatu objek di bumi selain mendeteksi (detectable) keberadaannya.
• Resolusi spektral
Merupakan dimensi dan jumlah daerah panjang gelombang yang sensitif terhadap sensor
• Resolusi radiometrik
Merupakan ukuran sensitifitas sensor untuk membedakan aliran radiasi (radiation flux) yang dipantulkan atau diemisikan suatu objek oleh permukaan bumi.
• Resolusi Temporal
Merupakan frekuensi suatu sistem sensor merekam suatu areal yang sama (revisit). Seperti Landsat TM yang mempunyai ulangan setiap 16 hari, SPOT 26 hari dan lain sebagainya.
B.     Daftar Istilah Penginderaan Jauh / Remote Sensing
Istilah
Keterangan
Penginderaan Jauh
Pengumpulan dan pencatatan informasi tanpa kontak langsung pada julat elektromagnetik ultraviolet, tampak, inframerah dan mikro dengan mempergunakan peralatan seperti penyiam (scanner) dan kamera yang ditempatkan pada wahana bergerak seperti pesawat udara atau pesawat angkasa dan menganalisis informasi yang diterima dengan teknik interpretasi foto, citra dan pengolahan citra (Fussel, Rundquist dan Harrington, 1986). Istilah ini juga memiliki pengertian yang sama untuk Remote Sensing (Inggris), Teledetection (Perancis) dan Sensoriamento Remoto (Spanyol)
Satelit (Oxford, Miriam Webster Britannica)
·    yang selalu mengikuti (minion, sycophant)
·    benda angkasa (alam/buatan) yang mengitari benda angkasa lain yang berukuran lebih besar
·    benda buatan / kendaraan yang dirancang mengitari bumi, bulan atau benda angkasa lain
·    seseorang yang selalu mengikuti, bergantung atau mengekor (khususnya dalam politik kenegaraan)
·    suatu masyarakat perkotaan mandiri yang terpisah dari kota induk.
Orbit (Oxford, Miriam Webster, Britannica)
·    Bidang eliptik yang ditempuh benda angkasa secara reguler
·    Jalur (trajectory) yang ditempuh satelit ketika mengitari bumi
·    Medan/lingkungan kegiatan atau pengaruh
Citra
Gambaran kenampakan permukaan bumi hasil penginderaan pada spectrum elektromagnetik tertentu yang ditayangkan pada layar atau disimpan pada media rekam/cetak
Citra Satelit
Citra hasil penginderaan suatu jenis satelit tertentu
Foto
Penginderaan suatu objek melalui lensa kamera dan merekam datanya pada suatu lapisan selulosa peka cahaya
Foto digital
Foto yang tidak mempergunakan lapisan selulosa untuk merekam data tetapi mempergunakan lapisan peka cahaya yang dihubungkan dengan media rekam digital
Foto udara
Foto yang diambil dari wahana pesawat layang atau pesawat terbang
Foto Satelit
Foto yang diambil dari wahana ruang angkasa
Resolusi
·    Ukuran ketelitian data citra satelit
·    Kemampuan menampilkan sejumlah pixel pada layer tayangan
·    Kemampuan semua jenis pengindera (lensa, antenna, tayangan, bukaan rana, dll.) untuk menyajikan citra tertentu dengan tajam. Ukuran dapat dinyatakan dengan baris per mm atau meter. Pada citra RADAR resolusi biasa dinyatakan dalam lebar pancaran efektif dan panjang jangkauan. Pada citra infra merah resolusi biasa dinyatakan dalam IFOV. Resolusi juga dapat dinyatakan dalam perbedaan temperatur atau karakter lain yang mampu diukur secara fisik (Manual of Remote Sensing).
Resolusi Spectral
Julat (range) spectrum elektromagnetik yang dipergunakan oleh perangkat pengindera. Secara sederhana, spectrum elektromagnetik yang dimanfaatkan untuk mengindera permukaan bumi terdiri dari spectrum ultra ungu, tampak (ungu=0.440-0.446;biru=.0446-.500; hijau=0.500-0.578; kuning=0.578-0.592; jingga=0.592-0.620; merah=0.620-0.700), infra merah dekat (reflektif), infra merah tengah (inframerah gelombang pendek/reflektif dan emisif), infra merah termal (emisif) dan gelombang mikro, juga LASER dan LIDAR. Pada beberapa kasus, spectrum tersebut masih dibagi lagi menjadi julat yang lebih sempit.
Resolusi Spasial
Ukuran objek terkecil yang dapat dibedakan dengan objek lain. Pada citra raster berarti ukuran 1 (satu) pixel data di lapangan. Pada citra optik (fotografik) dapat diartikan ukuran 1 (satu) detik busur medan pandang di lapangan
Resolusi Temporal
Ukuran perulangan pengambilan data oleh satelit tersebut pada lokasi yang sama di permukaan bumi
Resolusi Radiometrik
Julat (range) representasi/kuantisasi data, biasanya dipergunakan untuk format raster. Julat tersebut dapat berupa 2 bit (0-1), 3 bit (0-3), 4 bit (0-15), 5 bit (0-31), 6 bit (0-63), 7 bit (0-127), 8 bit (0-255), 10 bit (0-1023), 16 bit (0-65535)</TD
Layer
Suatu liputan geografis yang berisikan jenis informasi tertentu. Bermacam jenis informasi pada liputan geografis yang sama disebut multi layer. Untuk konteks citra penginderaan jauh digital, layer dan band mengandung pengertian yang sama.
Landsat
Seri satelit sumberdaya alam milik NASA (Amerika Serikat). Sebelumnya bernama Earth Resources Technology Satellite (ERTS). Landsat 1 diluncurkan 23 Juli 1972, diikuti kemudian oleh Landsat 2 (22 Januari 1975), Landsat 3 (5 Maret 1978). Satelit ini mengusung pengindera MSS dan RBV. Pengindera ini berkembang menjadi TM (Landsat 4 dan 5) kemudian ETM+ (Landsat 7)
Pengolahan Citra
Disebut juga image processing. Kegiatan manipulasi citra digital yang terdiri dari penajaman, rektifikasi dan klasifikasi.
Triangulasi
Proses penentuan elemen penting (jarak dan sudut) untuk menentukan jaringan ikatan di permukaan bumi pada kegiatan survei objek untuk menentukan posisi relatif terhadap suatu wilayah
Triangulasi udara
Proses triangulasi yang dilakukan untuk mendapatkan kontrol horizontal dan vertical pada foto udara

DAFTAR PUSTAKA
https://ikasynd.wordpress.com/2012/03/08/penginderaan-jauh-remote-sensing/. Diunduh Selasa, 4 September 2012,pukul 18.15 WIB
penginderaan-jauh.pdf . Diunduh Selasa, 4 September 2012, pukul 18.20 WIB

0 komentar:

Poskan Komentar

Soundcloud Rara Sabria

 

Sabrianora Putri Rosadi ♥ Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review